Lewati ke konten
Puguh Sulistyo Pambudi Freelance Web Developer | Guru SMK
  • Beranda
  • Profil Saya
  • Belajar
    • Vibecoding
    • Kecerdasan Buatan
    • Koding
    • Python
    • WordPress
    • Internet of Things
Cari

Tekan Enter untuk melihat semua hasil · Esc untuk menutup

Beranda / Python / Variabel dan Tipe Data — Kotak Penyimpan Info Sekolahmu
Python

Variabel dan Tipe Data — Kotak Penyimpan Info Sekolahmu

Puguh Sulistyo Pambudi
Puguh Sulistyo Pambudi Mei 19, 2026 · 7 menit baca · 1
Variabel dan Tipe Data — Kotak Penyimpan Info Sekolahmu
Daftar Isi
  1. 1 Bayangkan Loker Sekolahmu
  2. 2 Cara Membuat Variabel
  3. 3 Aturan Penamaan Variabel
  4. 4 Mengenal 4 Tipe Data Utama
  5. 1. String (str) — Untuk Teks dan Kata
  6. 2. Integer (int) — Untuk Bilangan Bulat
  7. 3. Float — Untuk Bilangan Desimal
  8. 4. Boolean (bool) — Untuk Kondisi Benar/Salah
  9. 5 Cek Tipe Data dengan type()
  10. 6 Studi Kasus: Bikin Kartu Data Siswa
  11. 7 Variabel Bisa Berubah Isinya
  12. 8 Bonus: Meminta Input dari Pengguna
  13. 9 Latihan: Buat Kartu Datamu Sendiri!
  14. 10 Rangkuman
  15. 11 Artikel Selanjutnya

Di artikel pertama, kita sudah kenalan sama Python dan berhasil bikin program pertama. Sekarang saatnya naik level sedikit — kita akan belajar sesuatu yang jadi pondasi dari semua program Python: variabel dan tipe data.

Tenang, ini bukan hal yang menakutkan. Justru setelah memahami konsep ini, kamu akan mulai ngerti kenapa Python bisa “mengingat” informasi dan mengolahnya sesuai kebutuhan kita.

Bayangkan Loker Sekolahmu

Sebelum kita masuk ke kode, coba ingat loker di sekolahmu. Setiap loker punya:

  • Nama atau nomor — biar kamu tahu itu loker milik siapa
  • Isi — buku, sepatu olahraga, tas, atau apapun yang kamu simpan di dalamnya

Nah, variabel di Python persis seperti loker itu.

Variabel dan Tipe Data — Kotak Penyimpan Info Sekolahmu

Variabel adalah tempat kamu menyimpan data. Kamu kasih nama ke “lokernya”, terus isi dengan data yang kamu mau. Kapanpun kamu butuh data itu, tinggal panggil namanya.

Misalnya, daripada kamu harus menulis “Andi Saputra” berulang kali di seluruh program, kamu cukup simpan sekali di variabel nama, lalu panggil nama kapanpun butuh.

Cara Membuat Variabel

Di Python, membuat variabel itu sangat mudah. Formatnya cuma:

nama_variabel = nilai

Tanda = di sini artinya “diisi dengan”, bukan “sama dengan” seperti di matematika ya! Perhatikan bedanya:

  • Di matematika: x = 5 artinya x senilai 5
  • Di Python: x = 5 artinya “variabel x diisi dengan angka 5”

Yuk langsung coba beberapa contoh:

# Menyimpan nama siswa
nama = "Andi Saputra"

# Menyimpan nomor kelas
kelas = "X TKJ 1"

# Menyimpan nilai ujian
nilai_uts = 85

# Menyimpan rata-rata
rata_rata = 83.5

# Menyimpan status kelulusan
lulus = True

# Menampilkan isi variabel
print(nama)       # Output: Andi Saputra
print(kelas)      # Output: X TKJ 1
print(nilai_uts)  # Output: 85
print(rata_rata)  # Output: 83.5
print(lulus)      # Output: True

Mudah kan? Python langsung tahu tipe data apa yang kamu simpan — kamu nggak perlu kasih tahu secara manual.

Aturan Penamaan Variabel

Sebelum lanjut, ada beberapa aturan yang harus diingat saat memberi nama variabel:

✅ Boleh:

nama_siswa = "Budi"       # pakai underscore (_) untuk spasi
nilai1 = 90               # boleh pakai angka (tapi jangan di awal)
NamaSiswa = "Citra"       # huruf besar juga boleh
kelas_x = "X IPA 2"      # kombinasi huruf dan angka

❌ Tidak Boleh:

1nilai = 90         # ❌ tidak boleh diawali angka
nama siswa = "Dedi" # ❌ tidak boleh ada spasi
nilai-uts = 85      # ❌ tanda minus bukan underscore
class = "X IPS"     # ❌ 'class' adalah kata khusus Python

Tips penamaan yang baik:

  • Pakai nama yang jelas dan bermakna. n itu kurang bagus, nilai_uts itu lebih baik
  • Gunakan underscore _ untuk memisahkan kata: nama_lengkap, rata_rata_nilai
  • Pakai huruf kecil semua untuk nama variabel biasa

Mengenal 4 Tipe Data Utama

Isi loker kamu bisa bermacam-macam — buku, sepatu, atau dokumen. Sama halnya dengan variabel, datanya juga punya “jenis” yang berbeda. Di Python, ada 4 tipe data yang paling sering dipakai pemula:

1. String (str) — Untuk Teks dan Kata

String adalah tipe data untuk menyimpan teks. Selalu diapit tanda kutip, bisa pakai "..." atau '...'.

nama = "Andi Saputra"
kelas = 'X TKJ 1'
alamat = "Jl. Merdeka No. 17, Medan"
mata_pelajaran = "Matematika"

print(nama)
print(kelas)

Perlu diingat: angka yang diapit tanda kutip juga jadi String, bukan angka!

nomor_hp = "08123456789"  # ini String, bukan Integer
nis = "2024001"           # ini juga String

Kenapa NIS dan nomor HP disimpan sebagai String? Karena kita nggak akan pernah pakai keduanya untuk dihitung, jadi nggak perlu jadi angka.

2. Integer (int) — Untuk Bilangan Bulat

Integer adalah bilangan bulat, tanpa koma. Cocok untuk nilai ujian, jumlah siswa, atau peringkat.

nilai_uts = 85
nilai_uas = 90
jumlah_siswa = 32
peringkat = 3
tahun_masuk = 2024

print(nilai_uts + nilai_uas)   # Output: 175
print(jumlah_siswa - 5)        # Output: 27

Perhatikan: Integer bisa langsung dihitung tanpa persiapan apapun!

3. Float — Untuk Bilangan Desimal

Float adalah bilangan yang punya koma (desimal). Dipakai untuk rata-rata nilai, persentase, atau pengukuran.

rata_rata = 83.5
persentase_kehadiran = 97.5
tinggi_badan = 165.3
berat_badan = 55.8

print(rata_rata)                 # Output: 83.5
print(persentase_kehadiran)      # Output: 97.5

💡 Catatan: Di Python, pemisah desimal pakai titik (.), bukan koma (,). Jadi 83.5, bukan 83,5. Ini berbeda dari kebiasaan kita di Indonesia ya!

4. Boolean (bool) — Untuk Kondisi Benar/Salah

Boolean hanya punya dua nilai: True atau False. Ini akan sangat berguna saat kita belajar if-else nanti.

lulus = True
sudah_bayar_spp = True
hadir = False
remedial = False

print(lulus)            # Output: True
print(remedial)         # Output: False

Perhatikan: True dan False diawali huruf besar dan tanpa tanda kutip. Kalau pakai tanda kutip ("True"), itu jadi String biasa, bukan Boolean!

Cek Tipe Data dengan type()

Mau tahu Python nyimpan data kamu sebagai tipe apa? Pakai fungsi type():

nama = "Andi"
nilai = 85
rata = 83.5
lulus = True

print(type(nama))   # Output: <class 'str'>
print(type(nilai))  # Output: <class 'int'>
print(type(rata))   # Output: <class 'float'>
print(type(lulus))  # Output: <class 'bool'>

Ini berguna banget saat kamu debugging dan nggak yakin sebuah variabel isinya apa.

Studi Kasus: Bikin Kartu Data Siswa

Pak Hendra adalah wali kelas X TKJ 1 di SMK Nusantara. Setiap tahun ajaran baru, beliau harus membuat kartu data untuk setiap siswa. Selama ini dikerjakan manual satu per satu. Pak Hendra ingin mencoba membuat programnya di Python.

Belajar Python Dasar

Beginilah program kartu data siswa versi Python:

# ================================
# Program: Kartu Data Siswa
# Kelas X TKJ 1 - SMK Nusantara
# ================================

# Data Identitas
nis          = "2024001"
nama         = "Andi Saputra"
kelas        = "X TKJ 1"
jurusan      = "Teknik Komputer dan Jaringan"
nama_ortu    = "Bapak Suharto"

# Data Nilai
nilai_tugas  = 80
nilai_uts    = 85
nilai_uas    = 90
rata_rata    = (nilai_tugas + nilai_uts + nilai_uas) / 3

# Status
lulus        = True
dapat_beasiswa = False

# ================================
# Tampilkan Kartu
# ================================
print("====================================")
print("       KARTU DATA SISWA             ")
print("       SMK Nusantara                ")
print("====================================")
print("NIS      :", nis)
print("Nama     :", nama)
print("Kelas    :", kelas)
print("Jurusan  :", jurusan)
print("Ortu/Wali:", nama_ortu)
print("------------------------------------")
print("Nilai Tugas :", nilai_tugas)
print("Nilai UTS   :", nilai_uts)
print("Nilai UAS   :", nilai_uas)
print("Rata-rata   :", rata_rata)
print("------------------------------------")
print("Status Lulus    :", lulus)
print("Dapat Beasiswa  :", dapat_beasiswa)
print("====================================")

Hasilnya:

====================================
       KARTU DATA SISWA
       SMK Nusantara
====================================
NIS      : 2024001
Nama     : Andi Saputra
Kelas    : X TKJ 1
Jurusan  : Teknik Komputer dan Jaringan
Ortu/Wali: Bapak Suharto
------------------------------------
Nilai Tugas : 80
Nilai UTS   : 85
Nilai UAS   : 90
Rata-rata   : 85.0
------------------------------------
Status Lulus    : True
Dapat Beasiswa  : False
====================================

Dengan program ini, Pak Hendra tinggal ganti data di bagian atas untuk setiap siswa yang berbeda. Jauh lebih rapi dan cepat!

Variabel Bisa Berubah Isinya

Ini yang bikin variabel istimewa — isinya bisa diganti kapan saja! Makanya namanya “vari-abel” (bisa berubah-ubah).

# Nilai awal
nilai = 70
print(nilai)    # Output: 70

# Nilai berubah setelah remedial
nilai = 80
print(nilai)    # Output: 80

# Nilai berubah lagi setelah ujian susulan
nilai = 85
print(nilai)    # Output: 85

Setiap kali kamu tulis nilai = ..., isi lama langsung diganti dengan yang baru.

Bonus: Meminta Input dari Pengguna

Program yang kita buat sejauh ini datanya sudah “hardcode” (ditulis langsung di kode). Supaya lebih dinamis, Python punya fungsi input() yang memungkinkan pengguna mengisi data sendiri saat program dijalankan.

# Program menyapa siswa
nama = input("Siapa namamu? ")
kelas = input("Kamu kelas berapa? ")

print("Halo,", nama)
print("Selamat datang di kelas", kelas)

Saat dijalankan, program akan berhenti dan menunggu kamu mengetik jawaban:

Siapa namamu? Andi
Kamu kelas berapa? X TKJ 1
Halo, Andi
Selamat datang di kelas X TKJ 1

⚠️ Perlu diingat: Hasil dari input() selalu berupa String, meski kamu mengetik angka. Kalau mau dijadikan angka, harus dikonversi dulu:

# Ini SALAH untuk kalkulasi:
umur = input("Umurmu berapa? ")   # hasilnya String "17", bukan angka 17

# Ini BENAR:
umur = int(input("Umurmu berapa? "))   # dikonversi ke Integer
nilai = float(input("Masukkan nilai: "))  # dikonversi ke Float

print("Tahun lahirmu kira-kira:", 2025 - umur)

Latihan: Buat Kartu Datamu Sendiri!

Sekarang giliran kamu. Buat file baru bernama kartu_saya.py dan tulis program berikut, lalu ganti semua data dengan data kamu sendiri:

# ========================
# Kartu Data Diri
# ========================

# Isi dengan data kamu!
nama       = input("Nama lengkapmu: ")
kelas      = input("Kelas kamu: ")
hobi       = input("Hobimu: ")
nilai_mtk  = float(input("Nilai Matematika terakhir: "))
nilai_bing = float(input("Nilai Bahasa Inggris terakhir: "))

# Hitung rata-rata
rata_rata = (nilai_mtk + nilai_bing) / 2

# Tampilkan kartu
print("\n=== KARTU DATA DIRI ===")
print("Nama   :", nama)
print("Kelas  :", kelas)
print("Hobi   :", hobi)
print("Rata-rata nilai:", rata_rata)

Coba jalankan dan isi dengan data kamu. Kalau programnya berjalan lancar dan menampilkan datamu dengan benar — kamu sudah paham variabel dan tipe data! 🎉

Rangkuman

KonsepPenjelasanContoh
VariabelWadah penyimpan data, bisa berubahnama = "Andi"
String (str)Data teks / kata"X TKJ 1", "Matematika"
Integer (int)Bilangan bulat85, 32, 2024
FloatBilangan desimal83.5, 97.3
Boolean (bool)Benar atau salahTrue, False
type()Cek tipe data sebuah variabeltype(nama)
input()Minta input dari penggunainput("Namamu? ")

Artikel Selanjutnya

Di artikel berikutnya kita akan belajar Operasi Matematika dan String — bagaimana Python bisa dijadikan kalkulator nilai raport yang otomatis, dan cara menggabungkan teks biar output program kita terlihat lebih rapi dan informatif.

Ada yang masih bingung soal variabel atau tipe data? Tulis di komentar ya! 💬

Artikel ini merupakan bagian dari seri “Belajar Python untuk Sekolah” — panduan coding Python bergaya santai untuk pelajar SMA/SMK/MA Indonesia.

#Belajar Python #Materi Koding SMK
Puguh Sulistyo Pambudi

Ditulis oleh

Puguh Sulistyo Pambudi
Bagikan
← Sebelumnya Python itu Apa Sih? Kenalan Dulu Sebelum Ngoding
Selanjutnya → Operasi Matematika dan String — Python Bisa Jadi Kalkulator Sekolah!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Populer

  1. Anatomi Prompt yang Efektif — 5 Komponen Kunci yang Wajib Kamu Tahu Mei 18, 2026
  2. Mengenal IoT Secara Fundamental: Inovasi Smart Farming September 24, 2026
  3. Zero-Shot, One-Shot, Few-Shot — Teknik Dasar Prompting yang Wajib Dikuasai Mei 18, 2026
  4. Role Prompting — Cara Kasih AI ‘Karakter’ yang Tepat untuk Hasil Maksimal Mei 18, 2026
  5. Chain of Thought Prompting — Cara Bikin AI Berpikir Lebih Dalam dan Akurat Mei 18, 2026

Kategori

  • Kecerdasan Buatan 16
  • Python 9
  • Koding 8
  • Vibecoding 2
  • Aplikasi Pendidikan 2
  • Wordpress 1
  • Internet of Things 1
  • Uncategorized 0

© 2026 Puguh Sulistyo Pambudi — Dibuat dengan ❤

Powered by
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by