Lewati ke konten
Puguh Sulistyo Pambudi Freelance Web Developer | Guru SMK
  • Beranda
  • Profil Saya
  • Belajar
    • Vibecoding
    • Kecerdasan Buatan
    • Koding
    • Python
    • WordPress
    • Internet of Things
Cari

Tekan Enter untuk melihat semua hasil · Esc untuk menutup

Beranda / Kecerdasan Buatan / Zero-Shot, One-Shot, Few-Shot — Teknik Dasar Prompting yang Wajib Dikuasai
Kecerdasan Buatan

Zero-Shot, One-Shot, Few-Shot — Teknik Dasar Prompting yang Wajib Dikuasai

Puguh Sulistyo Pambudi
Puguh Sulistyo Pambudi Mei 18, 2026 · 5 menit baca · 9
Zero-Shot, One-Shot, Few-Shot — Teknik Dasar Prompting yang Wajib Dikuasai
Daftar Isi
  1. 1 Analoginya: Karyawan Baru vs Karyawan Berpengalaman
  2. 2 Teknik 1: Zero-Shot Prompting
  3. Apa Itu?
  4. Kapan Cocok Dipakai?
  5. Contoh Zero-Shot:
  6. Kelebihan & Kekurangan Zero-Shot:
  7. Tips:
  8. 3 Teknik 2: One-Shot Prompting
  9. Apa Itu?
  10. Kapan Cocok Dipakai?
  11. Contoh One-Shot:
  12. Kelebihan & Kekurangan One-Shot:
  13. 4 Teknik 3: Few-Shot Prompting
  14. Apa Itu?
  15. Kapan Cocok Dipakai?
  16. Contoh Few-Shot:
  17. Kelebihan & Kekurangan Few-Shot:
  18. Tips Penting untuk Few-Shot:
  19. 5 Perbandingan Ketiga Teknik
  20. 6 Kapan Pakai Yang Mana?
  21. 7 Latihan Praktis
  22. 8 Kesimpulan

Kalau kamu pernah baca artikel atau YouTube tentang AI, pasti pernah dengar istilah-istilah ini: zero-shot, one-shot, few-shot. Kedengarannya teknis banget, tapi konsepnya sebenarnya sederhana banget — dan langsung bisa kamu pakai hari ini.

Intinya, ketiga teknik ini berkaitan dengan berapa banyak contoh yang kamu berikan ke AI sebelum minta AI melakukan sesuatu.

Analoginya: Karyawan Baru vs Karyawan Berpengalaman

Bayangkan kamu punya karyawan baru. Ada tiga skenario:

  1. Kamu langsung suruh dia kerja tanpa contoh — zero-shot
  2. Kamu tunjukkan 1 contoh dulu, baru suruh dia kerja — one-shot
  3. Kamu tunjukkan beberapa contoh baru suruh dia kerja — few-shot

Semakin banyak contoh yang kamu kasih, semakin paham si karyawan dengan ekspektasi kamu.

Nah, AI juga sama.

Teknik 1: Zero-Shot Prompting

Apa Itu?

Kamu langsung kasih instruksi tanpa memberikan contoh sama sekali. Zero = nol contoh.

Kapan Cocok Dipakai?

  • Tugas yang straightforward dan umum
  • Kamu nggak punya waktu buat nulis contoh
  • Kamu percaya AI sudah tahu standar output yang kamu mau

Contoh Zero-Shot:

Klasifikasi sentimen:

“Tentukan apakah kalimat berikut bernada positif, negatif, atau netral: ‘Produk ini lumayan, tapi pengirimannya lama banget.'”

AI akan langsung jawab tanpa perlu contoh tambahan karena ini tugas yang cukup umum.

Meringkas teks:

“Ringkas paragraf berikut dalam 2 kalimat: [tempel teks]”

Nulis kode:

“Buat fungsi Python yang mengecek apakah sebuah string adalah palindrom.”

Kelebihan & Kekurangan Zero-Shot:

KelebihanKekurangan
Cepat dan simpelOutput bisa nggak sesuai ekspektasi
Hemat token/karakterGaya dan format bisa random
Cocok untuk tugas umumKurang akurat untuk tugas spesifik

Tips:

Gunakan zero-shot kalau tugasnya standar dan umum. Kalau hasilnya kurang memuaskan, naik ke one-shot atau few-shot.

Teknik 2: One-Shot Prompting

Apa Itu?

Kamu memberikan tepat 1 contoh sebelum meminta AI melakukan tugasnya.

Kapan Cocok Dipakai?

  • Kamu mau AI mengikuti gaya/format tertentu
  • Tugasnya agak spesifik dan butuh referensi
  • Kamu sudah punya 1 contoh yang bagus sebagai acuan

Contoh One-Shot:

Membuat tagline produk:

Buat tagline untuk produk berikut. Contoh: Produk: Sepatu lari. Tagline: “Setiap langkah, sebuah prestasi.”

Sekarang buatkan untuk: Produk: Aplikasi manajemen keuangan untuk mahasiswa.

Menulis deskripsi produk:

Buat deskripsi produk singkat (50 kata) untuk item berikut. Contoh format:

Produk: Tumbler stainless 500ml Deskripsi: “Teman setia aktivitasmu! Tumbler stainless premium yang menjaga minumanmu tetap panas 12 jam atau dingin 24 jam. Desain minimalis yang muat di cup holder mobil. Bebas BPA, aman untuk kamu dan keluarga. Karena hidrasi yang baik dimulai dari wadah yang tepat.”

Sekarang buatkan untuk: Produk: Earphone wireless dengan noise cancelling

Kelebihan & Kekurangan One-Shot:

KelebihanKekurangan
Output lebih konsistenKalau contohnya kurang bagus, hasil ikut kurang bagus
AI menangkap pola gaya kamuButuh waktu nulis 1 contoh
Balance antara effort dan hasilMungkin belum cukup untuk tugas sangat spesifik

Teknik 3: Few-Shot Prompting

Apa Itu?

Kamu memberikan 2 atau lebih contoh (biasanya 2-5) sebelum meminta AI melakukan tugasnya.

Kapan Cocok Dipakai?

  • Tugas yang sangat spesifik atau niche
  • Kamu punya gaya penulisan khas yang mau direplikasi
  • Output harus konsisten dan berkualitas tinggi
  • Kamu mau AI “paham pola” dari data yang kamu kasih

Contoh Few-Shot:

Membuat soal kuis dengan gaya tertentu:

Buat soal pilihan ganda tentang teknologi dengan gaya seperti contoh berikut:

Contoh 1: Pertanyaan: Apa kepanjangan dari HTTP? A) HyperText Transfer Protocol ✓ B) High Text Transmission Program C) Hyper Terminal Transfer Process D) Home Text Transfer Program Penjelasan: HTTP adalah protokol dasar yang digunakan untuk transfer data di web.

Contoh 2: Pertanyaan: Siapa yang mendirikan perusahaan Apple? A) Bill Gates B) Elon Musk C) Steve Jobs ✓ D) Mark Zuckerberg Penjelasan: Steve Jobs mendirikan Apple bersama Steve Wozniak dan Ronald Wayne pada 1976.

Sekarang buat 3 soal dengan format yang sama tentang topik: Kecerdasan Buatan (AI)

Klasifikasi email dengan label custom:

Klasifikasikan email berikut ke dalam kategori: PENTING, PROMOSI, atau SPAM.

Email 1: “Hai, saya ingin konfirmasi meeting besok jam 10 pagi untuk diskusi proyek.” → PENTING Email 2: “Diskon 50% untuk semua produk! Hanya hari ini!” → PROMOSI Email 3: “Kamu menang hadiah Rp 1 miliar! Klik link ini sekarang!” → SPAM

Sekarang klasifikasikan: “Pak, tolong review dokumen proposal yang saya kirim kemarin ya.”

Kelebihan & Kekurangan Few-Shot:

KelebihanKekurangan
Hasil paling akurat dan konsistenButuh effort lebih buat nulis contoh
AI benar-benar “paham” polamuPrompt jadi lebih panjang
Sangat cocok untuk output berulangKalau contoh kontradiktif, AI bisa bingung

Tips Penting untuk Few-Shot:

  1. Contoh harus konsisten — jangan kasih contoh yang saling bertentangan
  2. Kualitas contoh = kualitas output — garbage in, garbage out
  3. 2-5 contoh biasanya sudah cukup — terlalu banyak bisa bikin AI malah kaku
  4. Urutkan dari sederhana ke kompleks kalau memungkinkan

Perbandingan Ketiga Teknik

┌─────────────┬──────────────┬───────────────┬──────────────────┐
│             │  Zero-Shot   │   One-Shot    │    Few-Shot      │
├─────────────┼──────────────┼───────────────┼──────────────────┤
│ Jumlah      │ 0 contoh     │ 1 contoh      │ 2-5+ contoh      │
│ contoh      │              │               │                  │
├─────────────┼──────────────┼───────────────┼──────────────────┤
│ Effort      │ Minimal      │ Sedang        │ Tinggi           │
├─────────────┼──────────────┼───────────────┼──────────────────┤
│ Akurasi     │ Cukup        │ Baik          │ Sangat baik      │
├─────────────┼──────────────┼───────────────┼──────────────────┤
│ Konsistensi │ Rendah       │ Sedang        │ Tinggi           │
├─────────────┼──────────────┼───────────────┼──────────────────┤
│ Cocok untuk │ Tugas umum   │ Tugas spesifik│ Tugas berulang   │
│             │ & cepat      │ dengan acuan  │ & kustomisasi    │
└─────────────┴──────────────┴───────────────┴──────────────────┘

Kapan Pakai Yang Mana?

Gunakan Zero-Shot kalau:

  • Tugasnya umum dan straightforward
  • Kamu butuh jawaban cepat
  • Nggak ada format khusus yang diinginkan

Gunakan One-Shot kalau:

  • Kamu punya satu referensi yang bagus
  • Mau output-nya punya “rasa” tertentu
  • Eksperimen dulu sebelum invest waktu nulis banyak contoh

Gunakan Few-Shot kalau:

  • Kamu mau replikasi gaya penulisan khas
  • Output akan diulang berkali-kali (e.g., deskripsi produk untuk banyak item)
  • Tugasnya butuh konsistensi tinggi
  • Zero-shot dan one-shot hasilnya kurang memuaskan

Latihan Praktis

Coba ketiga teknik ini dengan tugas yang sama:

Tugas: Buat caption Instagram untuk foto makanan

  1. Zero-shot: Langsung minta tanpa contoh
  2. One-shot: Kasih 1 contoh caption yang kamu suka
  3. Few-shot: Kasih 3 contoh caption dengan gaya berbeda

Bandingkan hasilnya dan lihat mana yang paling sesuai dengan gaya kamu!

Kesimpulan

  • Zero-shot = langsung minta, tanpa contoh — cepat tapi output lebih random
  • One-shot = kasih 1 contoh — balance antara effort dan konsistensi
  • Few-shot = kasih beberapa contoh — paling akurat dan konsisten

Ketiga teknik ini adalah fondasi. Di artikel berikutnya, kita naik level dengan Role Prompting — teknik yang bikin AI bisa bermain peran dengan sangat efektif untuk berbagai kebutuhan.

#few shot prompting adalah #few-shot prompting #one-shot prompting #teknik prompting AI #zero shot prompting contoh #zero-shot prompting
Puguh Sulistyo Pambudi

Ditulis oleh

Puguh Sulistyo Pambudi
Bagikan
← Sebelumnya Anatomi Prompt yang Efektif — 5 Komponen Kunci yang Wajib Kamu Tahu
Selanjutnya → Role Prompting — Cara Kasih AI ‘Karakter’ yang Tepat untuk Hasil Maksimal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Populer

  1. Anatomi Prompt yang Efektif — 5 Komponen Kunci yang Wajib Kamu Tahu Mei 18, 2026
  2. Mengenal IoT Secara Fundamental: Inovasi Smart Farming September 24, 2026
  3. Zero-Shot, One-Shot, Few-Shot — Teknik Dasar Prompting yang Wajib Dikuasai Mei 18, 2026
  4. Role Prompting — Cara Kasih AI ‘Karakter’ yang Tepat untuk Hasil Maksimal Mei 18, 2026
  5. Chain of Thought Prompting — Cara Bikin AI Berpikir Lebih Dalam dan Akurat Mei 18, 2026

Kategori

  • Kecerdasan Buatan 16
  • Python 9
  • Koding 8
  • Vibecoding 2
  • Aplikasi Pendidikan 2
  • Wordpress 1
  • Internet of Things 1
  • Uncategorized 0

© 2026 Puguh Sulistyo Pambudi — Dibuat dengan ❤

Powered by
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by